Air Upas – Warga Dusun Ibul Baru, Desa Air Upas, Kecamatan Air Upas, Kabupaten Ketapang, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas pada Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Jenazah ditemukan di sebuah pondok kebun milik warga setempat dalam kondisi tergeletak.
Informasi yang dihimpun, penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui warga lantaran mendengar anjing terus menggonggong di dekat pondok area kebun kelapa sawit. Ingin mengetahui ada apa di tempat tersebut warga bergegas ke arah pindok di mana anjing terus menggonggong tidak biasanta. Saat tiba di pondok, warga mendapati sesosok tubuh terbaring dan setelah didekati ternyata sudah tidak bernyawa.
Kejadian itu kemudian segera dilaporkan ke pihak kepolisian.
Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Marau langsung menuju lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), memasang garis polisi, serta mengamankan area sekitar guna menghindari kerumunan warga.
Petugas juga melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi jenazah sebelum dilakukan evakuasi.
Setelah proses penanganan awal selesai, jenazah kemudian dievakuasi dan pada pukul 15.35 WIB diberangkatkan ke Kabupaten Ketapang untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut oleh Tim Inafis Polres Ketapang.
Proses identifikasi dilakukan untuk mengetahui identitas korban serta penyebab pasti kematian.
Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR melalui Kapolsek Marau IPDA Septo Suria, S.H., M.H. membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Ia menyampaikan bahwa hingga saat ini identitas korban masih belum diketahui.
“Benar, telah ditemukan sesosok mayat di pondok kebun warga di Dusun Ibul Baru. Saat ini jenazah sudah dibawa ke Ketapang untuk proses identifikasi oleh Tim Inafis. Penyebab kematian masih dalam penyelidikan,” ujar IPDA Septo.
Pihak kepolisian juga tengah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi serta melakukan pendalaman untuk memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
Meski demikian, situasi di lokasi penemuan dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi terkait penyebab kematian sebelum hasil resmi penyelidikan dan identifikasi diumumkan.
Polisi juga meminta kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor ke Polsek Marau atau Polres Ketapang guna membantu proses pencocokan data dan identifikasi korban.
“Perkembangan lebih lanjut terkait kasus ini akan disampaikan setelah proses penyelidikan dan identifikasi selesai dilakukan, tutup IPDA Septo
Jansen














